1.
Apa makna manusia sebagai makhluk individu
Makna manusia sebagai makhluk
individu artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya
tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan
lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami kondisi
manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan
masyarakat melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status
sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak,
remaja, kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi
diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu. Manusia juga sebagai
mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik
dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil.
2.
Apa makna manusia sebagai makhluk sosial
Makna manusia sebagai makhluk
sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai
sarana untuk bersosialisasi. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan
lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling
membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi.
Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan
keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.Manusia bertindak sosial
dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta
meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.
3.
Apa implikasi-implikasi yang terjadi dari sifat
kesosialan manusia itu
·
Kesadaran akan ketidak berdayaan manusia bila
seorang diri
·
Kesadaran untuk senantiasa dan harus
berinteraksi dengan orang lain
·
Penghargaan akan hak-hak orang lain.
·
Ketaatan terhadap norma-norma yang berlaku.
4.
Mengapa interaksi sosial menjadi kunci
dalam kehidupan sosial
Menurut Prof. Dr. Soerjono
Soekamto di dalam pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci
semua kehidupan sosial. Dengan tidak
adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain
maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling
berhadapan antara satu sama lain, tidak dapat menghasilkan suatu bentuk
kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan
bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial
karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan–kegiatan antar
satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.
5.
Apakah semua interaksi sosial yang
berlangsung bersifat positif bagi kehidupan manusia.
Tidak, tidak semua interaksi social
bersifat positif karna setiap interaksi social mempunyai cakupan dan tujuan
masing – masing, contoh dalam dunia bisnis biasa melakukan negosiasi dan tidak semua orang memiliki kecocokan
dalam berkomunikasi apabila orang tersebut orang asing dan hanya bisa berbahasa
inggris dan sebagai rekanan kita
diharuskan untuk berbahasa inggris. Dan dalam posisi positifnya kita dapat
menambah relasi dalam bisnis dan wawasan
dalam berkomunikasi.
sumber:
http://belajarpsikologi.com/pengertian-interaksi-sosial/
http://id.wikipedia.org/wiki/Interaksi_sosial
http://lessons4doctors.blogspot.com/2011/10/isbd-bab-3-manusia-sebagai-makhluk.html
http://manusiabudaya.blogspot.com/2012/03/manusia-sebagai-makhluk-individu-dan.html
http://www.scribd.com/doc/89463054/Definisi-Interaksi-Sosial-Menurut-Ahli
Tidak ada komentar:
Posting Komentar