Rabu, 21 November 2012

tugas 4 " Studi Kasus "


Studi kasus :

Pemerintah melakukan pelebaran jalan guna lebih menggerakkan roda perekonomian di daerah. Untuk merealisasikan hal tersebut dilakukan pembebasan sejumlah lahan milik warga. Pemerintah akan memberikan ganti rugi atas pembebasan tersebut namun sejumlah warga menolak karena ganti rugi yg akan diberikan tidak sebanding dengan nilai jual tanah. Menurut anda kepentingan manakan yg harus diutamakan, kepentingan pribadi(warga) atau kepentingan publik. Jelaskan penyelesaiannya!
               
Menurut pandangan saya, dalam kasus ini lebih untuk kepentingan public mengingat dalam jangka waktu ke depan akan berguna untuk mobilitas dan kemajuan daerah tersebut dan untuk warga pun akan memakainya dan merasakan manfaat dari pemerintah guna untuk pelebaran jalan tersebut. Tetapi dalam hal ini pun kita bisa memandang dan melihat kekurangan atau negative dalam pembangunan pemerintahan saat ini, karena saat ini Korupsi di Indonesia adalah hal yang tidak asing lagi untuk di dengar.
Dalam pengamatan saya di pembangunan pemerintah adalah MARK up yang dilakukan para pejabat pemerintahan dalam pembangunan yang semula hanya di berikan profit 20% akan di mark up menjadi 100% ataupun lebih, sehingga para perusahan pemborong pun akan melakukan pemangkasan dalam anggaran yang dibuat semula profit 20% menjadi 30% sehingga perusahaan itu pun memiliki profit yang lebih besar. Sehingga anggaran yang semula akan di bayarkan pemerintahan kepada pihak pemborong akan di kurangi atau di korupsi oleh pihak pemerintah dan perusahaan pemborongpun akan mengurangi kembali anggaran tersebut karena perusahaan tersebut akan dituntut untuk memberikan fee kepada pejabat pemerintahan tersebut yang memiliki tugas dalam memenangkan vendor proyek tersebut. Dan dalam pandangan ini bahwa pihak warga pribadi yang mempunyai hak akan sangat dirugikan.
Jadi kesimpulannya adalah ada bebrbagai pandangan untuk menilai kepentingan mana yang harus di dahulukan. Jika pemerintahan jujur akan sangat menguntungkan bagi pemerintahan dan bagi warga pribadi. Jika pemerintahan korup akan merugikan Negara dan merugikan pihak yang memiliki hak dalam studi kasus ini ( Warga atau masyarakat ).

IBD tugas 3 " Interaksi Sosial "


1.       Apa makna manusia sebagai makhluk individu
Makna manusia sebagai makhluk individu artinya manusia sebagai makhluk hidup atau makhluk individu maksudnya tiap manusia berhak atas milik pribadinya sendiri dan bisa disesuaikan dengan lingkungan sekitar. Manusia individu adalah subyek yang mengalami kondisi manusia. Ini diikatkan dengan lingkungannya melalui indera mereka dan dengan masyarakat melalui kepribadian mereka, jenis kelamin mereka serta status sosial. Selama kehidupannya, ia berhasil melalui tahap bayi, kanak-kanak, remaja, kematangan dan usia lanjut. Deklarasi universal untuk hak asasi diadakan untuk melindungi hak masing-masing individu. Manusia juga sebagai mahkluk individu memiliki pemikiran-pemikiran tentang apa yang menurutnya baik dan sesuai dengan tindakan-tindakan yang akan diambil.   

2.        Apa makna manusia sebagai makhluk sosial
Makna manusia sebagai makhluk sosial artinya manusia membutuhkan orang lain dan lingkungan sosialnya sebagai sarana untuk bersosialisasi. Bersosialisasi disini berarti membutuhkan lingkungan sosial sebagai salah satu habitatnya maksudnya tiap manusia saling membutuhkan satu sama lainnya untuk bersosialisasi dan berinteraksi.  Manusia pun berlaku sebagai makhluk sosial yang saling berhubungan dan keterkaitannya dengan lingkungan dan tempat tinggalnya.Manusia bertindak sosial dengan cara memanfaatkan alam dan lingkungan untuk menyempurnakan serta meningkatkan kesejahteraan hidupnya demi kelangsungan hidup sejenisnya.

3.       Apa implikasi-implikasi yang terjadi dari sifat kesosialan manusia itu
·         Kesadaran akan ketidak berdayaan manusia bila seorang diri
·         Kesadaran untuk senantiasa dan harus berinteraksi dengan orang lain
·         Penghargaan akan hak-hak orang lain.
·         Ketaatan terhadap norma-norma yang berlaku.


4.        Mengapa interaksi sosial menjadi kunci dalam kehidupan sosial
Menurut  Prof. Dr. Soerjono Soekamto di dalam pengantar sosiologi, interaksi sosial merupakan kunci semua kehidupan sosial. Dengan tidak adanya komunikasi ataupun interaksi antar satu sama lain maka tidak mungkin ada kehidupan bersama. Jika hanya fisik yang saling berhadapan antara satu sama lain, tidak dapat menghasilkan suatu bentuk kelompok sosial yang dapat saling berinteraksi. Maka dari itu dapat disebutkan bahwa interaksi merupakan dasar dari suatu bentuk proses sosial karena tanpa adanya interaksi sosial, maka kegiatan–kegiatan antar satu individu dengan yang lain tidak dapat disebut interaksi.

5.        Apakah semua interaksi sosial yang berlangsung bersifat positif bagi kehidupan manusia.
Tidak, tidak semua interaksi social bersifat positif karna setiap interaksi social mempunyai cakupan dan tujuan masing – masing, contoh dalam dunia bisnis biasa melakukan  negosiasi dan tidak semua orang memiliki kecocokan dalam berkomunikasi apabila orang tersebut orang asing dan hanya bisa berbahasa inggris dan sebagai  rekanan kita diharuskan untuk berbahasa inggris. Dan dalam posisi positifnya kita dapat menambah relasi dalam bisnis dan  wawasan dalam berkomunikasi.

sumber:
http://belajarpsikologi.com/pengertian-interaksi-sosial/
http://id.wikipedia.org/wiki/Interaksi_sosial
http://lessons4doctors.blogspot.com/2011/10/isbd-bab-3-manusia-sebagai-makhluk.html
http://manusiabudaya.blogspot.com/2012/03/manusia-sebagai-makhluk-individu-dan.html
http://www.scribd.com/doc/89463054/Definisi-Interaksi-Sosial-Menurut-Ahli